APA SIH EFEK SAMPING DARI VAKSIN?

Vaksin adalah bahan antigenic yang dapat digunakan untuk menghasilkan kekebalan terhadap suatu penyakit. Pemberian vaksin dilakukan untuk mencegah atau mengurangi pengaruh infeksi penyebab penyakit-penyakit tertentu.  Sekarang ini banyak berita-berita hoax yang tersebar di kalangan masyarakat mengenai vaksin tersebut, seperti gejala atau reaksi yang diberikan tubuh ketika cairan vaksin telah masuk ditubuh manusia.

Tercatat di website vaksin.kemkes.go.id, hingga saat ini, Indonesia telah menerima 431.788.474 dosis vaksin Covid-19. selain itu kesenjangan distribusi dan vaksinasi dunia yang masih sangat besar antara Negara-negara Maju dan Negara-negara Berkembang.

Menurut masyarakat yang telah melakukan vaksin dia tidak merasakan dampak atau efek samping dari vaksin yang telah ia lalui selama dua kali. Ada juga sebagian masyarakat hanya merasakan nyeri atau kaku dilengannya akan tetapi itu hanya berdampak sehari saja. “awalnya agak takut juga melakukan vaksin karena berita diluar sana tetapi yang saya rasakan setelah vaksin pertama yaitu, nafsu makan saya bertambah akan tetapi saya juga gampang lelah dan selalu ingin tidur, tetapi setelah vaksin kedua lagi efek samping dari vaksin sudah tidak ada. Bahkan menurut saya daya tahan tubuh menjadi lebih kuat” kata salah satu masyarakat yang telah melakukan vaksin selama dua kali sesuai tahapan dan anjuran dari pemerintah.

Banyak yang mengatakan bahwa efek dari vaksin ini tersebut menambah nafsu makan serta membuat tubuh menjadi gampang mengantuk/lelah. dan setelah melakukan vaksin kedua hanya nafsu makan saja yang bertambah tidak ada efek samping lain yang diberikan dari reaksi tubuh. Dan efek vaksin yang ditimbulkan juga hanya bersifat sementara dan tidak selalu ada,serta bergantung pada kondisi tubuh. Efek samping ringan yang paling banyak dikeluhkan oleh masyarakat yaitu demam, dan nyeri otot pada bekas suntikan adalah hal yang wajar namun akan tetap selalu dikontrol oleh pengawan tenaga medis.

Komentar